Isnin, 9 Disember 2013

ISO 17043

Alhamdulillah pada 2-6 dis lepas aku berpeluang mengikuti kursus Ketua Penilai ISO17043 anjuran Jabatan Standard Malaysia (JSM). Kuliah diberikan oleh Mr Mathew dari USA. Di penghujung kursus, ada peperiksaan. Harap-harap luluslah. Rasanya sudah 10 tahun aku tidak menduduki peperiksaan.





ISO/IEC 17043 ialah berkaitan dengan Pembekal Ujian Kecekapan (Proficiency Test Provider PTP). PTP ini berperanan membandingkan tahap kecekapan/kualiti antara badan atau syarikat yang memberikan khidmat ujian, pemeriksaan atau tentukuran atau PTP menentukan nilai tertentu (assigned value) untuk dibandingkan. Bagi masyarakat yang menghargai kualiti, perkara begini sangat dititik beratkan.  
Jabatan Standard Malaysia akan mula melancarkan program ini myPTP pada 31 disember 2013. Semuga masyarakat NDT Malaysia akan mengambil manfaat dari program yang baik ini.

Keperluan PT disebut pada pautan berikut;
Malaysia - disebut dalam MTR2 klausa 16
Germany
Finland
India

Isnin, 15 Julai 2013

MINDTCE 2013

Sudah sebulan persidangan dan pameran ini berlalu. Baru hari ini tergerak di hati ku untuk menulis tentangnya. Alhamdulillah aku telah membentang satu kertas kerja seperti berikut;
+++++++
Distribution of Radiation around Labyrinth Type Exposure Room

Mohamad Pauzi Ismail, Mohd Yusnisyam Yusuf, Shaharudin Sayuti, Noor Azreen Masenwat, Suhairy Sani, Siti Madiha Muhammad Amir and Azhar Azmi

NDT group, Industrial Technology Division,
Malaysia Nuclear Agency, Bangi, 43000 Kajang.

Abstract
The design of X-ray or gamma ray radiographic exposure room requires some calculations on shielding to provide safe operation of the facility and minimum exposure to radiation workers. Careful design can lead to economical installations with minimal barriers. The design depends on such factors as: maximum energy, maximum intensity, permitted full-body dosage, workload, use factor, occupancy factor, maximum dose output and shielding materials. Choice of shielding materials depends on convenience and cost.  The radiographic exposure room is usually made of normal concrete with density of about 2.3 – 2.4 g/cc.  Normal concrete is often used for construction of exposure room because of cheap and ease of construction.

Labyrinth or maze type of design is the most popular especially for high energy radiation since it can reduce the radiation to a level that make the door design economic and practicable. 
This paper explained and discussed the distribution of radiation dose around the labyrinth type of exposure room.
+++++++++++
Secara umumnya persidangan ini telah berjaya mengumpulkan ahli-ahli NDT seluruh negara. Bagaimanapun penyertaan agak kurang berbanding tahun sebelumnya. Begitu juga dengan kertas kerja. Tidak banyak kertas kerja ilmiah. 
Akan tetapi penyertaan untuk pameran cukup memuaskan. Banyak juga peralatan NDT dipamerkan. Barangan buatan China nampaknya semakin rancak dengan harga yang cukup berdaya saing.








 Penggunaan teknik laser untuk melukis semula objek (reverse engineering)

Jumaat, 5 April 2013

Solat-solat Sunat

Terima kasih kepada anak Sakinah yang menghadiahkan sebuah buku karangan guruku Dr Udah Mohsin yang dibelinya di kedai buku MPH. Katanya buku ini antara 'top seller' di kedai tersebut.

Dr Udah telah menulis beberapa buah buku agama. Buku beliau biasanya ditulis berdasarkan sumber rujukan al-Qur'an dan al-Hadis yang sahih.

Rabu, 23 Januari 2013

Kod etika pekerja NDT

Pekerja NDT perlu mempunyai etika/akhlak yang baik. Antaranya termasuklah (dipetik dari persatuan NDT Kanada, Amerika dll);
1. Melaksanakan tugas secara profesional – dengan mengambil kira penjagaan terhadap alam sekitar, keselamatan dan kesihatan awam,
    a. Setiap masa mengikut kehendak kod, peraturan dan standad
    b. Melapurkan kepada penyelia atau majikan terhadap apa-apa perlanggaran terhadap kod, peraturan dan standad

2. Mengambil tanggungjawab melakukan kerja NDT hanya kepada tugasan yang ia layak (competent) iaitu setelah menjalani latihan, lulus ujian dan cukup pengalaman.
     a. Tidak menandatangani apa-apa dokumen yang beliau tidak mempunyai kelayakan atau tanggungjawab
3. Memberitahu majikan atau client tentang akibat-akibat yang bakal dihadapi bila perlanggaran terhadap peraturan atau pengadilan teknikal dilakuan oleh orang tidak berkelayakan
4. Mengelakkan apa konflik kepentingan antara majikan dan pelanggan
5. Bersungguh-sungguh dalam mengekalkan kemahiran/kelayakan dengan sentiasa meningkatkan pengetahuan dan pengalaman kerja terhadap bidang kelayakan yang telah diperolehi.

Dalam Islam kita ada panduan untuk memelihara akhlak seperti yang disebut dalam al-Qur'an dan al-hadis. Berikut ialah antara nas yang disusun semasa kuliah atau usrah bersama Dr Huda atau mungkin yang aku jumpa dalam rujukan2 di laman sesawang. Wallahu a'lam.

Akhlak
Berikut ini dikemukakan sebagian ayat-ayat Al Qur'an mengenai akhlaq Islamiyah sebagai gambaran/contoh sesuai dengan urutan mushaf:
"Bukankah menghadaphan wajahmu ke arah timur dan Barat itu satu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatirn, orang-orang miskin, rnusafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang betaqwa." (Al Baqarah: 177)
"Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman (Yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya, dan orang-orang yang menjauhi diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannnya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di baik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya, dan orang-orang yang memelihara shalatnya. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi (yakni) yang akan mewarisi syurga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya." (Al Mu'minun: 1-11)
Dalam ayat ini kita dapatkan bahwa khusyu' di dalam shalat, menunaikan zakat dan memelihara shalat itu termasuk dalam lingkup ibadah, selain juga berpaling dari hal-hal yang tidak berguna, memelihara kemaluan dari yang haram dan menjaga amanat-amanat dan janji.

Rajin bekerja
Islam mengajak kita untuk berusaha dan bekerja, dan Islam memperingatkan kita dari sikap putus asa dan rasa malas, Allah SWT berfirman:
"Dialah yang menjadikan bumi ini budak bagi kamu, berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali) setelah dibangkitkan..." (Al Mulk: 15)
Di dalam hadits Qudsi dikatakan:
"Tiga orang yang pada hari kiamat akan menjadi musuh-Ku (Allah).... di antararya, seseorang yang mempekerjakan seorang buruh, kemudian buruh itu menunaikan kerjanya, tetapi ia tidak memberikan upahnya."

Kerja kotor
Adapun kerja yang kotor maka Islam telah melarangnya. Kerja yang kotor adalah kerja yang mengandung unsur kezhaliman dan merampas hak orang lain tanpa prosedur yang benar. Seperti ghashab, mencuri, penipuan, mengurangi takaran dan timbangan, menimbun di saat orang membutuhkan dan lain sebagainya. Atau memperoleh sesuatu yang tidak diimbangi dengan kerja atau pengorbanan yang setimpal, seperti riba, termasuk undian dan lain-lain. Atau harta yang dihasilkan dari barang yang haram, -seperti khamr, babi, patung, berhala, bejana yang diharamkan, anjing yang terlarang dan yang lainnya. Atau harta yang diperoleh dari cara kerja yang tidak dibenarkan menurut syari'at, seperti upah para dukun dan takang ramal, administrasi riba, orang-orang yang bekerja di bar-bar, diskotik dan tempat-tempat permainan yang diharamkan dan lain-lain.
Rasulullah SAW bersabda:
"Setiap tubuh yang berkembang dari yang haram, maka neraka lebih utama baginya." (HR. Ahmad)
Islam tidak menghargai bagusnya niat dan mulianya tujuan, apabila cara kerjanya diharamkan. Maka orang yang memperoleh harta riba untuk membangun masjid, madrasah, darul aitam atau yang lainnya, selamanya tidak sah menurut Islam. Dalam hadits shahih disebutkan
"Sesungguhnya Allah itu Thaayyib (baik), tidak menerima (suatu amal) kecuali yang baik (halal)." (HR. Muslim)
Dalam hadits lain disebutkan:
"Sesungguhnya yang kotor itu tidak bisa menghapus yang kotor (juga)." (HR. Ahmad)

Menjauhkan bahaya
Di antara syarat-syarat tersebut adalah mencegah pemilik dari usaha-usahanya yang mengganggu (membahayakan) orang lain. Demikian itu karena hak milik seseorang itu tidak menghendaki dari pemiliknya untuk bebas mempergunakan harta milik tersebut semaunya meskipun membahayakan orang lain. Akan tetapi terikat dengan suatu ketentuan yaitu hendaknya ia tidak berbuat keburukan (kecurangan) dalam mempergunakan haknya sehingga itu dapat mengganggu orang lain atau kelompok lain atau kepada masyarakat secara umum. Bahaya itulah yang diharamkan bagi seorang Muslim, karena agama ini telah mewajibkan kepadanya agar ia menjadi sumber kebaikan, bukan sumber malapetaka. Rasulullah SAW bersabda:
"Tidak ada bahaya dan tidak ada yang (boleh) membahayakan" (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Khamis, 3 Januari 2013

Kempen Sains dan Teknologi

MOSTI sedang berusaha mempromosi dan membudayakan sains dan teknologi di segenap lapisan masyarakat. Bermula jam 1830 petang ini di TV3.